
Time management is about life management.
~Idowu Koyenikan
Dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja, SMAK Santo Paulus mengadakan diklat bagi para guru dan karyawan tentang Time Management. Diklat ini dapat terselenggara atas kerja sama dengan Universitas Ma Chung Malang. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk membantu para guru dan karyawan dalam mengelola waktu secara lebih bijak agar mereka dapat semakin produktif dalam berkarya. Tentu saja, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para guru dan karyawan untuk belajar langsung berbagai teknik dan strategi pengelolaan waktu yang dapat diterapkan dalam rutinitas kerja sehari-hari.
Dalam diklat ini, Dr. Felik Sad Windu Wisnu Broto, S.S., M.Hum. selaku Kepala Bagian Marketing Universitas Ma Chung menjelaskan bahwa manajemen waktu bukan hanya tentang mengatur jadwal, tetapi juga tentang mengatur kehidupan dengan baik. Beliau menekankan tiga pilar utama dalam manajemen waktu, yaitu efisiensi (melakukan hal dengan cepat), prioritas (melakukan hal yang penting), dan efektivitas (melakukan hal yang benar).

Selain itu, ada materi yang sangat menarik yang dapat kita terapkan ya, SaintPaulers! Yaitu teknik Eisenhower Matrix. Nah, Eisenhower Matrix itu adalah alat manajemen waktu yaitu kuadran berdasarkan kepentingan dan kedesakan tugas tersebut.
Melalui Eisenhower Matrix, kita bisa mengklasifikasikan bahwa ada tugas yang penting dan mendesak, penting dan tidak mendesak, tidak penting dan mendesak, dan tidak penting dan tidak mendesak.. Pertama, ada tugas yang penting dan mendesak. Tugas dalam kuadran ini harus segera dilakukan dan jangan ada banyak pertimbangan. Seperti, laporan dengan tenggat waktu yang dekat. Kedua, ada tugas yang penting dan tidak mendesak. Tugas dapat dijadwalkan dan mencari waktu yang tepat untuk mengerjakannya dan jangan sampai kelewatan deadline ya guys! Ketiga, ada tugas tidak penting dan mendesak. Tugas seperti ini seolah-olah harus segera diselesaikan. Akan tetapi, tugas dalam bagian ini sebenarnya bisa didelegasikan kepada orang lain. Keempat, ada tugas tidak penting dan tidak mendesak. Nah untuk tugas terakhir ini bisa diabaikan dulu untuk sementara.

Nah, ini ada pesan singkat nih dari narasumber untuk tips manajemen waktu. Kuncinya, kita harus bisa mempraktikkan secara langsung dan dilakukan secara terus menerus karena manajemen waktu itu skill. “Manajemen waktu itu skill buka teori. Maka harus dipraktik langsung dan diulang terus menerus,” pesan Bapak Felik.
Gimana guys setelah membaca artikel ini? SaintPaulers juga perlu lho menerapkan manajemen waktu dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat mengatur jadwal belajar, membagi waktu antara tugas sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler, atau menentukan mana kegiatan yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Semoga kita semua dapat mengaplikasikan dan menjadikan time management sebagai budaya dalam bekerja dan belajar ya, guys! Ingat pesan Kepala Sekolah kita tercinta, “Yakinlah saat kita dapat melaksanakan time management dengan baik, pelayanan dan kerja kita akan semakin oke!”
Jurnalis:
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5
Michelle Kaylyn Nathania kelas X-5
Tifanny Tricia Efendy Kelas X-1
Foto:
Tifanny Tricia Efendy Kelas X-1






