Festival Nasi Bungkus? Emang Ada?

Hello SaintPaulers! Apakah kalian pernah dengar “Festival Nasi Bungkus”?? Terdengar asing banget nggak sihh? Menurut kalian, apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar “Festival Nasi Bungkus”?

Pada hari Sabtu (13/09/2025), SMA Katolik Santo Paulus Jember diundang dalam acara Hyang Argopuro IX di lapangan Arjasa. Nah, tahun ini mereka mengadakan kegiatan dengan tema “Nasi Bungkus”. Acara Hyang Argopuro ini sudah diadakan selama 9 tahun. Pada tahun 2025 ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mereka melibatkan beberapa SMA dan SMK di sekitar Jember. Mereka nggak tanggung-tanggung loo, ada 36 sekolah yang diundang. Salah satunya adalah sekolah kita tercinta, SMA Katolik Santo Paulus Jember. Setiap sekolah diminta untuk mengirimkan dua orang perwakilan dan membawa 10 nasi bungkus.

Sebenarnya, apa sih tujuan dari tema “Nasi Bungkus” ini? “Nasi bungkus itu simpel, merakyat, dan terjangkau. Jadi, kami ingin memperkenalkan nasi bungkus ke adik-adik  sekolah supaya tidak lupa. Karena masyarakat ekonomi ke bawah masih banyak yang jual nasi bungkus dan kita sebagai konsumennya, silakan membeli. Jadi, melalui kegiatan ini, kami mengajak adik-adik untuk membeli produk-produk rakyat melalui nasi bungkus di jalan-jalan,” ucap Ibu Endang Anggreani, Kepala Bidang Kemasyarakatan Bakorwil Jember.

Dalam acara kemarin, setiap sekolah diminta untuk menata dan menjelaskan nasi bungkus yang mereka bawa. Selain diminta untuk menjelaskan, setiap sekolah juga diajak untuk bertukar nasi bungkus satu sama lain, seru banget kan?? Dengan bertukar nasi bungkus, mereka bisa mengenal satu sama lain.

Selain itu, ada demo memasak makanan khas Arjasa oleh Ibu Yuyun, yaitu Nasi Gudug. Nasi Gudug adalah hidangan khas Desa Adat Arjasa di Jember, berbeda dari gudeg Yogyakarta karena menggunakan nangka muda (thewel), kuah hitam mirip rawon, tambahan tulang iga sapi, serta ramuan daun awar-awar (Deun Kolpoh dalam bahasa Madura) yang memberikan cita rasa unik, dan biasanya disajikan saat acara Selamatan Desa atau Kadhisah.

Nah, seru banget kan Festival Nasi Bungkus tahun ini? Dari pengalaman sederhana ini, ternyata kegiatan ini bisa jadi ajang kebersamaan, saling kenal antar sekolah, dan sekaligus belajar mencintai kuliner lokal. Sampai jumpa!

Jurnalis :

Felicia Evelyne Santoso Kelas XI-2/09

Kielly Angelia Prasetya Kelas XI-3/19

Foto : Felicia Evelyne Santoso Kelas XI-2/09