Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Berjalan rapi menuju lapangan luas,

Baju adat menyatu dalam harmoni.

Delapan puluh tahun bangsa bebas,

Yuk teriakkan kata “Merdeka” dengan berani.

Nah, SaintPaulers… kalian ngerasa nggak sih begitu keluar dari kelas dan melangkah menuju lapangan, suasananya langsung beda banget?

Pada Minggu (17/08/2025) lapangan hijau SMA Katolik Santo Paulus Jember dipenuhi barisan rapi, tapi bukan sekadar barisan biasa. Coba lihat lebih dekat… setiap baris dipenuhi warna-warni pakaian adat dari seluruh penjuru Nusantara. Ada yang pakai ulos Batak, ada yang tampil anggun dengan kebaya, bahkan ada yang mengenakan pakaian adat Papua lengkap dengan mahkotanya. Keren kan?

Ngaku deh siapa tadi yang sempat kepikiran “wah, ini sekolah atau parade budaya 😱” karena saking meriahnya suasana yang ada?

Suasana makin khidmat waktu semua peserta upacara kompak menyanyikan lagu ‘Indonesia Tetap Merdeka’ dan ‘Maju Tak Gentar’ yang penuh semangat. Ditambah lagi, tim paduan suara sekolah juga menyanyikan lagu ‘Hari Merdeka’, bikin rasa bangga pada Tanah Air makin terasa. Momen ini ngingetin kitasemua bahwa kemerdekaan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang untuk membangun bangsa kita-Indonesia.

Amanat yang relateable banget dari Pembina Upacara, Ibu Dra. Rosery Tritantina, S.Pd. turut menjadikan puncak upacara ini makin meresap di hati lho guys. Ingat kan kalian semua bahwa kemarin beliau menyampaikan pesan tentang mental “pelanting” atau mental tahan banting yang harus dimiliki oleh kita semua, terutama oleh Generasi Z. Karena ibaratkan bola yang semakin keras dibanting ke tanah, makin tinggi pula terpantulnya. Sama seperti kita bangsa Indonesia yang sudah seharusnya punya prinsip jika suatu hal membuat kita jatuh, maka kita harus bangkit lebih kuat dari sebelumnya.

“Jangan mau dibilang sebagai generasi stroberi. Tunjukkan bahwa kalian lebih dari itu!” ujar Ibu Tanti, Guru PPKn kami. Tentu saja pesan ini mendorong semangat para murid SMA Katolik Santo Paulus untuk terus berkarya dan berprestasi.

Eits, ternyata peringatan Kemerdekaan di SMA Katolik Santo Paulus juga diisi dengan pengumuman yang penting banget, yaitu tentang hasil kejuaraan dalam Pesta Rakyat kemarin. Ini nih, para champions yang berhasil keluar sebagai pemenang: Kelas 12S1 keluar sebagai juara pertama Lomba Tiup Gelas, disusul 11-6 dan 11-3. Di Lomba Makan Kerupuk, 11-6 merebut juara 1, sementara 12 IPS 1 dan 12 MIPA 3 berada di posisi 2 dan 3. Selanjutnya, 12 MIPA 2 sukses jadi pemenang Balap Karung, dengan 12 IPS 2 dan 12 MIPA 4 di posisi berikutnya. Dan untuk Tarik Tambang, 12 IPS 2 jadi pemenang utama, mengungguli 12A1 dan 12A2. Gila, mereka keren parah enggak, sih?

Nah, setelah semua keseruan kemarin, coba lihat lagi deh, sebenarnya kita sudah membuktikan sesuatu yang besar, lho! Waktu Bu Tanti menyampaikan amanat tentang mental pelanting, mungkin sebagian dari kita hanya mengangguk. Tapi lihat apa yang terjadi sehari sebelumnya saat lomba Agustusan. Teman-teman yang ikut lomba kemarin itu tidak langsung menyerah walaupun capek dan tantangannya susah. Dan hasilnya? Mereka berakhir jadi pemenang. Bukan karena keberuntungan, tapi karena nggak mau menyerah sebelum berhasil.

Jadi, semangat yang kalian punyai jangan hanya berhenti di tanggal 16 dan 17 Agustus ya! Mari kita pertahankan semangat yang sudah kita miliki!

Hari kemarin adalah perayaan sedangkan hari-hari selanjutnya adalah perjuangan. See you SaintPaulers!

Jurnalis:

Kaysa Clearesta Yukhi Kelas XI-2

Josephine Patricia Zendrato Kelas XI-2

Foto:

Kayren Lie Sasongko Kelas XI-2

Joshua Budi Hariyanto X-1

Nathania Sophie Purwoadi X-5