Melatih Keterampilan Musik dengan Bermain Gamelan

Hello SaintPaulers!

Sadar nggak sih kalo akhir-akhir ini ruang gamelan selalu penuh dengan harmoni gendhing Jawa. Kira-kira penasaran ga ada gebrakan apa? Jadi guys, murid kelas XI serentak belajar gamelan untuk mempersiapkan Festival Unjuk Karya Gamelan yang akan digelar pada Juni 2025.

Memadukan alunan tempo melodi bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan bermodalkan latihan dan semangat yang tak kenal lelah, seiring berjalannya waktu, alunan melodi akan berjalan harmonis. Kita beri apresiasi dunk untuk murid kelas XI yang punya semangat membara ‘tuk siapkan festival ini. Jadi ga sabar kan pengen ngeliat penampilan kakak-kakak kelas XI unjuk kepiawaiannya dalam kesenian Gamelan Jawa??

Bagi yang bertanya-tanya apa sih Festival Unjuk Karya Gamelan itu? Jadi, Festival Unjuk Karya Gamelan adalah festival tahunan yang khusus digelar bagi murid-murid kelas XI MIPA maupun IPS sebagai penilaian gamelan. Inget ya, festival kelas XI tidak hanya film alias sinematografi, tetapi ada Festival Gamelan yang juga selalu ditunggu-tunggu.

Salah satu bentuk persiapan setiap kelas dalam festival ini adalah dengan latihan gamelan di hampir setiap pertemuan pelajaran Bahasa Jawa. Penasaran gak sih latihan gamelan itu ngapain aja? Yuk ikut menjelajah bersama!

“Nanti latihannya dilaksanakan pada jam pelajaran Bahasa Jawa dan biasanya menyisihkan sedikit waktu untuk belajar juga. Jadinya, nggak semua waktu dipakai untuk latihan,” jawab Bapak Sumarno ketika diwawancarai. Meski fokusnya latihan, murid-murid tetap menyisihkan waktu untuk belajar materi bahasa jawa. Jadi, bukan cuma pukul-pukul gamelan aja nih, tapi ada keseimbangan antara latihan dan pembelajaran di kelas.

Latihan ini nggak sekadar memainkan alat musik aja, tapi juga melatih kekompakan dan konsentrasi. Setiap instrumen dalam ansambel gamelan mempunyai perannya masing-masing, mulai dari gendang sebagai pengatur tempo, hingga gong yang menandai akhiran suatu gendhing. Jadinya, murid-murid harus berlatih dengan teliti supaya suara yang dihasilkan bisa harmonis dan enak didengar!

“Bermain gamelan butuh kekompakan dan solidaritas yang tinggi. Jika kelas saya tidak kompak, maka bunyi yang dihasilkan pun tidak maksimal,” ujar Rickey Stevanus, murid kelas XI MIPA 3.

Wiihh, ternyata gamelan tidak hanya mengandalkan keterampilan saja ya guys tetapi juga  membutuhkan kerja sama yang kompak lhoo kawan! Bila tidak fokus dalam bermain, maka bunyi yang dihasilkan pun tidak optimal dan berpotensi untuk merusak keseluruhan rangkaian musik. Meski demikian, murid kelas XI tetap antusias untuk menampilkan karya mereka. Namun, kita masih perlu menunggu hingga Juni 2025 nanti untuk menyaksikan kreasi mereka.

Jurnalis:

Sevira Maria Angelica Putri Kelas XI IPS 1/22/12379 

Clarrence Nathania Hadi Kelas XI MIPA 3

Robbi Fadli Ari Seto Kelas XI MIPA 2

Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA 1

Foto:

Cyrilla Levina Kuswanto Kelas XI MIPA 3