Satu Tubuh dalam Asrama

Wiz Khalifa once said,

“And what’s small turned to a friendship, a friendship turned to a bond. And that bond will never be broken, the love will never get lost”

Hai hai hai SaintPaulers!

Gimana nih liburan panjangnnya?? Meski sudah satu minggu berlalu, tentunya kalian masih ingat kan kalo sebelum liburan ada kegiatan seru seputar Pesta Pelindung? Kalau sekolah punya “Pesta Pelindung Sekolah”, di asrama kita pun punya “Pesta Pelindung Asrama”. Bagaikan tamu VIP, khusus anak asrama aja nih yang bisa merasakan keseruan Pesta Pelindung. “Emangnya ada lomba juga?” Spoiler dikit nihh, Pesta Pelindung Asrama atau PPA juga punya lomba seru yang sudah disiapkan oleh para panitia yang merupakan anak asrama sendiri. Penasaran bagaimana keseruannya? Well…let’s see!

Serangkaian acara dimulai pada Jumat (24/01/2025) pada pukul 17.00 WIB.  Di hari itu, semua warga asrama wajib sudah berkumpul di ruang makan asrama putra. Sebagai pembuka kegiatan, Bruder Yohanes Suparno, O.Carm tentu saja memberi sambutan singkat.

“Selamat berpesta pelindung asrama yang satu naungan dengan sekolah SMAK Santo Paulus Jember. Sampai tahun ini, asrama putra sudah berhasil mendampingi 11 angkatan sedangkan asrama puteri sudah 8 angkatan. Alasan asrama putra dan putri dijadikan satu adalah agar kita semua menjadi satu keluarga. Maka, harapan saya, kalian dapat menjadi pionir kebaikan,” ucap Bruder Yohanes Suparno, O. Carm.

Fun fact! Ternyata asrama punya suatu rahasia dalam membangun kebiasaan “menghargai” lho. Kebiasaan ini diwujudkan lewat kewajiban mereka untuk menghabiskan semua lauk yang sudah tersedia di meja sebelum mencuci tempatnya. Melalui kebiasaan ini, secara tak disadari, mereka telah belajar untuk menghargai berkat dari Tuhan sekaligus orang-orang yang telah menyediakannya. Wahh menarik ya gengs!

Finally, acara dilanjutkan dengan gim-gim yang asyikk puolll. Untuk memulainya, para anggota asrama dibagi dalam kelompok-kelompok yang telah ditentukan oleh panitia PPA. Nah, gim pertama yaitu, pecah balon. Gim yang kedua adalah estafet karet. Pasti kalian sudah nggak asing dong dengan gim yang satu ini. Gim yang terakhir yaitu susun ayat Alkitab. Wah, bisa menambah iman kita nih hehehe.

Kalo uda selesai seru-seruan dengan gim yang ada, sekarang pasti sudah laper kan? Nah, sekarang waktunya makan-makan. Sama seperti PPA tahun lalu, menu makanan PPA tahun 2025 yaitu bakwan Malang. Iya bakwan yang biasa di depan sekolah itu lhoo. Tak hanya itu, juga terdapat menu pilihan lain yaitu siomay. Kalo uda makan makanan berat, ga lengkap kalo ga ada hidangan pencuci mulut gasi? Sebagai makanan penutup, para peserta asrama disediakan salad buah yang pastinya seger banget. Kira-kira bagaimana ya perasaan para anak kelas X saat mengikuti PPA pertama mereka?

“Aku ngrasa senang dan berkesan karena suasana yang ada sangat hangat. Menurutku, kegiatan ini bukan cuman tentang tradisi tahun ke tahun aja, tapi juga pengalaman untuk memperkuat rasa persaudaraan,” ucap Gracianna Putri Dewantara yang sekarang duduk di kelas X.

Kalo sudah mendengar pengalaman pertama, gimana kalau sekarang kita dengerin pengalaman terakhir para anak kelas XII mengikuti PPA terakhir mereka? “Seneng banget karena bisa berkumpul dan bisa bercanda serta tertawa dengan teman-teman satu asrama. Tak hanya itu acaranya juga seru dan gim-gimnya out of the box,” ucap Jesslyn Clairine murid kelas XII IPS 3.

Wow! terasa seru dan hangat sekali ya gengs acara ini. Meskipun termasuk salah satu acara tahunan, namun setiap tahunnya menghasilkan cerita sekaligus canda tawa yang berbeda. Seperti kata Bruder Yohanes, kita semua jangan lupa untuk tetap menjadi pionir kebaikan di mana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun kita berada di dunia ini!

Jurnalis:

Sherly Octavia Pangestu Kelas XI IPS 3

Cyrilla Levina Kuswanto Kelas XI MIPA 3

Foto:

⁠Christophorus Raditya Herliano Kelas XI MIPA 1

Shedden Cen Oswald Kelas X-5

⁠Avrillia Ruby Felisch Kelas XI IPS 1

⁠Okta Dian Puspita Kelas Xl MIPA 4