
Hai-hai SaintPaulers! Ada yang beda di pelajaran PJOK kelas XI kali ini, lho. Bukan hanya olah raga biasa tetapi murid SMA Katolik Santo Paulus juga diajari seni bela diri asli Indonesia! Kira-kira apa tuh? Yap, tepat sekali! Pencak Silat! Nggak hanya berfungsi untuk melindungi diri, pencak silat ternyata juga mengajarkan kita nilai nilai luhur seperti kedisiplinan, keberanian, dan tentu saja kerja keras. Siapa yang sudah nggak sabar untuk mengetahui bagaimana kegiatannya? Yuk-yuk bergabung bersama kami!
Senin, (20/01/2025) merupakan awal dari jadwal diajarkannya materi pencak silat kelas XI MIPA 1 di mata pelajaran PJOK. Yang mana kegiatan ini masih akan tetap berlangsung hingga bulan depan. Nah, di sini murid diajarkan berbagai gerakan dan pada akhirnya mereka diajarkan untuk bertanding. Kok bertanding??? Gimana ya aturan-aturan dalam pertandingannya???
Ternyata, pertandingan dalam olah raga pencak silat ini cukup simpel lhoo. Kita hanya perlu memukul atau menendang lawan sehingga mengenai area dada ataupun perut lawan. Kita juga perlu menangkis pukulan dan tendangan dari lawan. Pukulan yang mengenai lawan terdahulu akan mendapatkan satu poin. Akan tetapi, jika lawan menendang area yang terlarang seperti leher maupun kepala, mereka akan mendapatkan sebuah pelanggaran. Okay, orang yang mendapatkan 5 poin tercepat, dia akan menjadi pemenangnya.

Nahh, sekarang sudah paham kann mengenai praktik pencak silat di pelajaran PJOK? Tanpa lebih lama lagi, mari kita terjun ke dunia pertandingan!
Meskipun terlihat ekstrim, kalian jangan panik dulu yaa… Terdapat juga alat pelindung yang telah disediakan agar para murid tidak mengalami cedera dalam pertandingan pencak silat tersebut. Alat pelindung tersebut menutup area mulai dari bahu atas hingga perut bagian bawah.
Nah, gimana pendapat dari perwakilan teman kita tentang poin di penilaian pertandingan pencak silat?
“Yang jelas, saat memukul atau menendang atau melakukan serangan ke musuh, kamu akan mendapatkan satu poin. Kembali lagi, serangan ini ga boleh ngawur. Kita harus menyerang area tubuh yang dilindungi body protector ini agar tidak terjadi cedera,” ucap Robert Christanto kelas XI MIPA 1. Wah, ternyata selain menjadi pelindung, keberadaan body protector itu juga menjadi syarat poin yaa.
Gimana-gimana, semakin tertarik kah kalian dengan pencak silat? Bagaimana ya kesan mereka saat memainkan seni bela diri asli Indonesia? Yuk kita wawancarai gadis tangguh nan cantik asal XI MIPA 1 ini.

“Seru dan menantang sih. Aku belajar lebih percaya diri dan serius karena setiap kali tertawa pasti ditegur Pak Lukas. Hehehe,” ucap Gabriela Maria Metta.
Yaa, sudah biasalah perempuan saat berolah raga apalagi tanding! Pasti susah fokus dan bawaannya tertawa. Kalian juga gitu gaa guyss??
Nah, ini adalah sepenggal kisah menarik dari kami. Gimana? Kalian tertarik dengan kegiatan-kegiatan seru yang ada di SMA Katolik Santo Paulus? Yuk join bersama kami di sini!
And finally see you next week SaintPaulerss!
Jurnalis:
Robbi Fadli Ari Seto Kelas XI MIPA 2
Jennifer Evelyn kelas XI MIPA 1
Immanuel Revo Tanus Kelas X1 MIPA 1
Foto:
Joycelyn Clarissa Hanjoyo Kelas X-3
Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA 1
Sesilia Atyantika Kelas X-3







