Binmas Mengajar Di Sekolah Kami!!!

Halo SaintPaulers!!!

Hari Senin, (20/01/2025), SMA Katolik Santo Paulus Jember kedatangan tamu kehormatan. Kira-kira siapa ya yang telah menyempatkan diri untuk datang ke sekolah kami??? Beliau adalah Aiptu Juliyadi, S.H., Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas POLRES Jember dan beberapa rekannya. Apakah mereka hanya sekadar bertamu? Tentu saja tidak, dong. Beliau hadir di tengah-tengah kami untuk memberikan penyuluhan. Awal mulanya, kegiatan ini direncanakan dalam bentuk upacara bendera. Namun, karena cuaca tidak mendukung, kegiatan diubah dalam bentuk penyuluhan. Tapiii tenang! Perubahan bentuk acara tersebut tidak mengurangi esensi dan tujuan awal dari kegiatan, dong.


Kegiatan yang jarang ada ini tentu saja mendapat sambutan hangat dari Bruder Yohanes Suparno, O. Carm., selaku Kepala Sekolah SMA Katolik Santo Paulus. “Sekarang ini, kita beda dengan yang biasanya. Mari kita simak apa yang akan disampaikan Beliau. Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi kita semua untuk menjadi warga negara yang baik,” ujar Bruder Yo di tengah sambutannya.

Tak mau kalah, Ibu Elizabeth E. R. Y. S., S.Si., S.Pd. ikut memberikan sedikit sambutan, nih. “Kalau anak-anak nakal, langsung ditangani saja ya, Pak?” tutur Ibu Eli. Aduh, menyeramkan juga ya, guys. Tapi sebenarnya, apa sih yang dibahas dalam kegiatan kemarin?

Mula-mula, Bapak Jul membahas mengenai kedisiplinan murid. Kedisiplinan itu sendiri dapat dibagi menjadi tiga: kedisiplinan individu, kelembagaan, serta kedisiplinan kenegaraan. Ternyata disiplin ngga hanya diterapkan di sekolah kita, gengs! “Kedisiplinan menjadi sangat penting, apalagi bagi kalian yang masih di masa pelajar,” ucap Bapak Jul. Kedisiplinan yang pertama adalah disiplin individu. Kedisiplinan ini muncul dari dalam diri kita masing-masing. Contoh paling mudah dari kedisiplinan individu adalah menaati perintah orang tua. Hayo … yang masih suka membantah orang tua, berarti kalian masih kurang disiplin nih. Hehehe

Kedisiplinan yang kedua muncul dalam kelembagaan, yang berarti perorangan harus menaati suatu aturan dari sebuah lembaga. Bagaimana kalau masuk dalam lembaga per-sekolah-an? Ya … Tidak boleh membolos kawan! Nah, yang terutama sebagai warga negara adalah disiplin kenegaraan. Warga negara harus menaati segala aturan di lingkungan tempat tinggalnya. Nah, salah satu aturan yang booming a.k.a sering dilanggar adalah UU ITE. Hati-hati guys! Membully teman melalui WhatsApp sudah termasuk pelanggaran dalam UU ini lho!

“Kepolisian bisa lho cek chat kalian meski sudah dihapus. Jangankan kemarin, yang tahun lalu pun kami bisa dibuka oleh bagian cyber,” tegas Pak Yul di tengah-tengah penjelasannya. Nah nahh, selalu ingat untuk jaga ucapan ya.. Eh, eh, yang kendaraan bermotornya dimodifikasi, siap-siap dirazia juga! Xixixi… karena hal itu juga juga tergolong tindakan melanggar disiplin kenegaraan!

“Gimana kalau nembak SIM?” Aduh … Itu apalagi guys.. Jika memang berniat ‘nembak’ pastikan kalian memang benar-benar sudah bisa berkendara ya! Ngomong-ngomong, Pak Jul juga sempat mengedukasi tentang tanda-tanda di jalanan lho. Terdapat beberapa tanda yang digunakan oleh pahlawan jalanan kita ini. Wah, tapi waktunya sudah tidak cukup untuk membahas hal tersebut ya? Tenang! Kalian bisa mengenal tanda-tanda lebih dalam dari internet, kawan.

Nah, setelah mengikuti kegiatan penyuluhan kemarin, kita bisa memetik banyak hal ya guys. Beberapa hal yang dapat kita petik, di antaranya yaitu pemahaman mengenai masalah kedisiplinan, pemahaman untuk berperilaku bijak dalam menggunakan media sosial, dan berhati-hati dalam berlalu lintas.

Semoga apa yang sudah kita simak bersama ini dapat kita terapkan di kehidupan sehari-hari ya! Jangan sampai kita tidak menerapkannya. Mengapa? Dengan tidak mengindahkan petuah dari Bapak  Aiptu Juliyadi, S.H. kita sama saja tidak menyayangi diri sendiri dan orang lain karena sikap kita yang sembrono tentu saja dapat merugikan banyak orang.

Dengan begitu, yuk mulai sekarang, marilah kita semua belajar untuk berpikir dan bertindak dengan bijaksana baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat!! Dan berakhir sudah rangkaian sosialisasi kita hari ini, yeay! Terima kasih Bapak Jul dan Sabitnas Polres Jember!

Sampai jumpa di artikel yang berikutnya 👋👋

Jurnalis:

Jonita Shaquandra Kelas XII MIPA 4

Dyah Kirana Nusantara

Foto:

Maximus Lay Kelas XI MIPA 4