Sekolah Bersih, Hidup Sehat

Eyyoww SaintPaulers! Kembali lagi bersama artikel yang paling kece, hits dan pastinya unik.

Hmzzz, kalian sadar ga sie kalau akhir-akhir ini banyak sekali aktivitas murid SMA Katolik Santo Paulus Jember yang “diawetkan” dengan bahan dasar tulisan dan disimpandalam artikel sekolah? Yash, kalian tidak salah. Tetapi dalam artikel kali ini kami tidak akan membahas tentang aktivitas sekolah, tetapi akan membahas tentang bangunan sekolah yang bersih, rapi, dan indah.

Minggu lalu pada tanggal (08/01/2025) ada beberapa murid kelas 10 yang ingin mendobrak pintu kebenaran tentang kebersihan di lingkungan sekolah. Mereka adalah Bryan Vincent Putra Bani, Josephine Patricia Zendrato, dan Joycelyn Clarrisa Hanjoyo. Yaps, benar sekali! Mereka melakukan sebuah riset tentang program kebersihan dan fasilitas-fasilitas yang telah disediakan untuk menjalani kehidupan sehat di sekolah.

Nahh, jika ingin mengetahui lebih dalam mengenai hal-hal tersebut lebih baik kita bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang seluk beluk sekolah. Romo Thomas Onggo S., O.Carm. yang akrab dipanggil Romo Thomas. Beliau menuturkan bahwa Sudah banyak sekali program-program kebersihan sekolah yang berjalan, seperti, program pengolahan sampah, pemilahan sampah dengan membuat tempat sampah di berbagai tempat dan juga program bank sampah.

“Kami juga memfasilitasi murid untuk dapat tetap sehat secara jasmani dengan membangun GOR supaya murid dapat berolahraga dengan nyaman. Fasilitas lain yang disediakan adalah membuat taman asri di tengah-tengah gedung untuk mendukung kesehatan rohani setiap murid,” ucap Romo Thomas.

Wahh-wahh ternyata sekolah tidak hanya memperhatikan prestasi akademik murid, tetapi sekolah juga memperhatikan kesehatan jasmani dan rohani para murid, lho! Tetapi kalian bertanya-tanya nda sih, apakah ada tantangan dalam menjaga keasrian, keindahan, dan kebersihan sekolah?

“Kesulitan untuk menjalankan program-program tersebut adalah minimnya kesadaran para murid dalam mengelola sampahnya sendiri. Masih banyak murid masih membuang sampah sembarangan dan belum melakukan tugas untuk memilah sampah dengan baik,” ucap Romo Thomas.

Sebelum mencapai akhir cerita hari ini, mari kita bersama menyepakati bahwa kesadaran akan pengelolaan sampah, mulai dari diri sendiri, merupakan hal terpenting untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Maka dari itu, mari kita selalu ingat pesan dari Bu Dina Putu Ayu K., S.Pd. bahwa, “Sampahmu, tanggung jawabmu. Jangan sampai sampahmu merugikan orang lain.”

Okeeyy, riset tentang program serta fasilitas untuk menjalani kehidupan sehat di sekolah telah sampai pada titik akhir. Berawal dengan sapaan diakhiri dengan pantun

Pagi cerah burung bernyanyi,

Mentari sinar hangatkan Bumi.

Jagalah sekolah tetap bersih rapi,

Belajar nyaman hati pun berseri.

Seee you di artikel hits nan kece selanjutnya, rekk. Dadahhh!

Jurnalis:

Josephine Patricia Zendrato Kelas X2

Foto:

Joycelyn Clarissa Hanjoyo Kelas X3