Bumi Kok Gerah?

Akhir-akhir ini, banyak yang ngeluh “Jember panas banget, ya?” Kira-kira kenapa, ya? Apa ada fenomena alam? Atau ada UFO yang mendarat di Bumi? Ternyata bukan loh!

Biasanya, kejadian ini disebut sebagai anomali cuaca. Anomali cuaca adalah kondisi di mana suhu normal berubah secara signifikan secara tiba-tiba. Apa yang menyebabkan perubahan suhu yang sangat ekstrem ini? Suhu panas yang meningkat melebihi suhu rata-rata dari biasanya di siang hari terjadi karena Indonesia memasuki pancaroba (K Radio Jember, 2024). Masa-masa begini kalau panas ya panas banget kalau dingin ya dingin banget!

“Ihh.. Tapi dulu Bumi ngga sepanas ini deh.” Yess gusyy, itu benar! Meski dulu Bumi kita mengalami peralihan musim (pancaroba), suhu di Bumi tak akan se-hott ini. Lantas mengapa Bumi kita panas sekali? Bumi kita kian rusak memasuki era pemanasan global yang berlebih. Bagaimana caranya agar Bumi kita kembali sehat? “Jika ingin membantu Bumi kita membaik, kita perlu melakukan kegiatan yang memiliki dampak panjang. Salah satunya dengan menanam pohon,” ucap Ibu Dina Putu Ayu K., S.Pd. Itulah pesan dari Ibu Dina waktu mengajar di kelas XII MIPA 1. Selain itu, cara lain yang bisa kita lakukan dengan menghemat energi dan mengurangi kendaraan bermotor.

Nah, perubahan suhu yang ekstrem ini juga sangat memancing  ketahanan tubuh loh guys! Hayoo.. Siapa yang sudah merasa tubuhnya lemas? Awas otw sakit, gusyy. Kira-kira penyakit apa yang mudah terpapar di masa pancaroba ini? Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember, dr. Ali Sodikin, mengatakan bahwa penyakit yang meningkat di masa ini adalah dehidrasi atau kekurangan cairan (K Radio Jember, 2024). Bahkan, bisa terkena heat stroke! Kalian ngga mau terpapar penyakit seperti itu-kan? Maka dari itu, perbanyaklah minum air putih. Ingat kawan, minum air putihnya dua liter sehari! Selain itu, tetap konsumsi sayur dan buah-buahan yang tinggi kandungan airnya, ya! Vitamin juga yaa gusyy!

Duh, jadi pengen Bumi ini kembali seperti dahulu. Bumi yang asri, tenang dan hangat. Bumi sudah kian rusak, apakah kita masih berniat semakin merusaknya? Kalau tak mau cuaca kian panas, jangan merusak bumi!

Jurnalis :

Angelique Priscilla Wijaya Kelas XI IPS 3

Sevira Maria Angelica Putri Kelas XI IPS 1

Hildegardis Raras Kelas XII MIPA 1

Ilustrator:

Nicole Imanuella Christiono Kelas XI MIPA 3

Ester Natalina Kawidjaja Kelas XI IPS 3