
“Jumeneng…atur salam, sugeng enjing Pak/Bu”
Hmm … kok kayak kenal yaa sama kata-kata ini. Aha! Ini kata-kata yang muncul setiap pelajaran bahasa Jawa nihh.
Ngomong-ngomong soal bahasa Jawa, ternyata di semester genap ini, kemeriahan budaya Jawa masih berlanjut lho. Kalau kemarin, SMAK disibukkan dengan acara manten maka yang sekarang ada penampilan baru yang ga kalah memukau. Yup! Penampilan yang baru saja dilakukan oleh para murid kelas X dan XI pada Jumat (24/05/2024) kemarin!
Wah, penampilan apa tuch??? Gini guys, kemarin tepatnya pada Jumat 24 Mei 2024, SMAK menyelenggarakan festival dengan judul “Festival gamelan dan drama”. Eits, Festival bukan sembarang Festival! Kenapa tuh? Karena Festival kali ini sampai mendatangkan tiga orang juri untuk menilai penampilan gamelan dan drama! Acara ini sendiri dilaksanakan bukan tanpa tujuan. Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengenalkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia khususnya kebudayaan Jawa. Wuidih, keren banget nih sekolah.

Sebelum para murid X dan XI memulai penampilannya, ada sedikit sambutan dari Bruder Yohanes selaku kepala sekolah nihh! Dan pasti ada kalimat legend beliau di akhir pidatonya.
“Hari ini kita akan mencoba menikmati hasil proses belajar kalian selama di SMAK yang tidak akan ada yang sia-sia dan kita akan mencoba hasil belajar budaya kita sendiri. Selama itu adalah hal baik, tentunya harus kita wariskan. Jangan lupa untuk bahagia, semuanya!” Itu adalah sepatah pembukaan dari Bruder Yohanes Suparno, O.Carm.
Kegiatan ini dimulai dengan penampilan tari tradisional dari extra tari dengan tema “Tari Gendewa.” Wahh gacorrr sih guys tariannya. Para penari berhasil membawa suasana di atas panggung dengan pentas tarinya.
Baru dimulai aja sudah pada gacor-gacorr lhoo rekk! Latihan yang konsisten membuktikan bahwa mereka sangat mempersiapkan festival kali ini! Ada yang memerankan tokoh Joko Kendhil, … hingga Roro Jonggrang. Tak hanya dramanya saja yang membuat seisi GOR heboh tapi penampilan gamelan kelas XI juga makin membuat semarak suasana GOR SMAK Santo Paulus. Wah, kalau begini nih, baik murid maupun guru Bahasa Jawa bener-bener harus diacungi jempol dan patut diberi apresiasi!
Tau nggak kalian kalau di balik meriahnya acara, ada panitia? Nah, panitia dari acara kali ini adalah murid kelas X sedangkan jurinya berasal dari orang-orang seni. Yup! Mereka lulusan dari sekolah theater dan seni Jawa. Wahh, totalitas puooll kan guys! Penasaran gasihh siapa kelas yang menang??? Sini-sini kita spill siapa sajaaa. Juara 1 gamelan dimenangkan oleh kelas XI IPS 3, juara 2 oleh kelas XI IPS 2, dan juara 3 oleh kelas XI MIPA 4. Wahh, kuerennn kueren yaa. Selamat bagi semua kelas yang memenangkan gamelan.

Dan pemenang untuk drama ketoprak tentu saja kelas X. Tapi…. kelas apa sajaaa ya?? Nihh nihh. Juara 1 dimenangkan oleh kelas X MIPA 2. Lalu untuk juara 2 diraih oleh X MIPA 1. Kemudian untuk juara 3 dimenangkan oleh satu-satunya kelas dari jurusan IPS nihh, yakni kelas X IPS 2.
Wiii ngerii puoll rek! Well…di balik suatu kesuksesan, pasti ada banyak usaha dan perjuangan dari setiap kelas. Bagi yang ikut lomba, baik menang maupun kalah, kalian mesti ingat kalimat bijak ini ya guys: “Kemenangan terbesar adalah ketika kita merayakannya bersama, sebagai satu bangsa dengan satu budaya.” -Unknown
Selamat berkarya dengan budaya, para generasi muda SMAK!?
Jurnalis :
Charlie Monica kelas X MIPA 3
Graciel Thea Hariyono kelas X MIPA 2
Sherly Octavia Pangestu kelas X IPS 2
Foto:
Anatha kelas X IPS 2
Nicole Immanuela Kelas X MIPA 2







