
Hai hai hai para penggemar Pak Joni!!
Kalian pasti udah ga asing kan dengan guru legend ini? Yup! guru dengan image sensasional dan multitalent ini kembali membuat sebuah projek yang cukup mengesankan loh! Kalian tahu gak sih kalau Bapak Leonardus Joni, S.Pd. sudah mengajar di SMAK Santo Paulus selama 32 tahun. Beliau pernah mengajar TIK, Fisika dan sekarang beliau dipercaya untuk mengajar Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Keren banget ya kan??
Jadi, projek yang dimaksud yakni seluruh murid kelas X diberi tugas untuk membuat produk dengan bahan utama resin. Resin ini dapat diolah menjadi berbagai produk sesuai keinovatifan murid. Misalnya, gantungan kunci, jam dinding, sisir, jepit rambut, nampan, name tag, dan masih banyak lagi. Lewat kegiatan ini, pastinya para siswa-siswi diajak untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif dan kewirausahaan. Tidak hanya itu, Pak Joni juga membantu murid-muridnya untuk terampil dalam kerjasama dan kekompakkan dalam tim.

Dalam kegiatan ini, Lab. Fisika menjadi tempat untuk proses pembuatan produk. Pertama-tama, Pak Joni menjelaskan mengenai perbandingan resin dengan hardener yang tepat. Setelah itu, para murid akan mempraktekkan hal yang sudah dijelaskan. Dalam percobaan pertama ini, banyak kelompok yang berhasil membuat produk terbaik versi mereka. Namun, tak sedikit juga kelompok yang gagal.
Nah, kita dapat banyak informasi mengenai penggunaan resin nih. Kita ulik lebih dalam soal resin lagi yuk bareng Clarissa Jocelyn Hamaziah dari kelas X MIPA 4. Clarissa Jocelyn yang biasa dikenal dengan sebutan Olyn ini menjadi salah satu murid dengan hasil resin yang cukup memuaskan. Olyn sendiri terinspirasi dari ibunya yang berjualan nama dada dengan resin. Ada beberapa tips and trick dari Olyn untuk membuat resin nih temen-temen! Perbandingan antara resin dan harderner harus presisi tergantung juga pada merek resin itu sendiri. Misalnya, resin dan harderner mempunyai takaran 2 banding 1, maka kedua komponen tersebut harus tepat agar resin dapat mengeras dengan sempurna.

Dari wawancara dengan temen kita yang telah berhasil membuat kerajinan dari resin, kita dapat melihat betapa pentingnya pengajaran kreativitas dan keterampilan wirausaha di dunia pendidikan. Guru dapat memberikan wawasan bagaimana para murid dapat mengembangkan kemampuan dan potensi dalam memahami potensi bisnis pada kerajinan resin. Sementara itu, dari Olyn kita juga bisa mendapatkan informasi mengenai kerajinan resin dari produk kelompok Olyn. Harapannya, pembelajaran seperti ini dapat tetap dan selalu ada dalam dunia pendidikan karena bisa memberikan para murid lebih banyak kesempatan untuk mengasah bakat dan keterampilan mereka serta menjadi calon wirausahawan masa depan yang berbakat dan inovatif.
Jangan takut untuk mencoba berkreasi dengan resin yaa! Kita gak akan pernah tahu sebelum kita mencoba. Goodluck teman-teman!
Jurnalis:
Cyrilla Levina Kuswanto Kelas X MIPA 1/03
Clarrance Nathania Hadi Kelas X MIPA 2/06
Graciel Thea Hariyono Kelas X MIPA 2/13
Mikhael Wijaya Harianto Kelas X MIPA 2/22
Foto:
Richelle Valerie Caron Kelas X MIPA 1/24
Sherly Octavia Pangestu Kelas X IPS 2/25
Anantha Vincarosa Khoe Kelas X IPS 2/2
Cyrilla Levina Kuswanto Kelas X MIPA 1/03







