
Gamelan merupakan salah satu warisan budaya yang berasal dari Indonesia. Gamelan memiliki banyak jenis. Salah satunya yaitu Gamelan Jawa yang dimiliki oleh SMAK Santo Paulus. Gamelan Jawa tersebut terdiri atas Gong, Kenong, Bonang, dll. Untuk menjaga agar warisan budaya ini agar tidak luntur, SMAK Santo Paulus Jember turut melestarikan warisan budaya dengan cara membentuk tim khusus gamelan.
Pada hari Jumat (11/08/2023), Tim khusus gamelan SMAK Santo Paulus memulai latihan perdananya pada pukul 13.30 WIB di Ruang Gamelan. Latihan didampingi oleh Bapak Sumarno. Dalam latihan tersebut, para murid terlihat anstusias. Dengan tekun, mereka berusaha untuk mempelajari dan memahami instrumen-instrumen gamelan dan mempraktikkan teknik yang telah diajarkan.
Siang itu, para murid sudah menempati posisi sesuai pembagian instrumen masing-masing. Setelah menempati posisi yang sudah ditentukan, mereka semua siap mendengarkan arahan dari pelatih, Bapak Marno, yang merupakan seorang ahli dalam seni musik gamelan dan Sastra Jawa. Dalam latihan perdananya, tim gamelan memainkan beberapa melodi dasar dan pola ritmis yang sederhana.

Sebagai informasi, Tim Khusus Gamelan dibentuk langsung oleh Bapak Sumarno, selaku guru Bahasa dan Sastra Jawa. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa cinta para murid terhadap kebudayaan Indonesia. “Alasan saya untuk mendirikan Tim Khusus Gamelan adalah untuk membuat karawitan lebih berkembang dan banyak disukai anak-anak muda, karena masih banyak sekali anak muda yang belum mengenal karawitan,” ujar Pak Marno.
Tentu saja, pembentukan tim khusus ini merupakan langkah awal bagi sekolah untuk melestarikan budaya Jawa. Selain itu, keberadaan tim khusus gamelan ini juga memperlihatkan komitmen sekolah dalam melestarikan budaya Indonesia melalui seni musik. Kita berharap agar harmoni yang tercipta dalam latihan ini akan terus berkembang dan suatu hari nanti akan menjadi sebuah karya yang indah.
Jurnalis:
Mikhael Wijaya Harianto X MIPA 2/22
Foto:
Erick Bram Kristanto X IPS 3/09







