Konsistensi Menjaga Budaya

SMAK Santo Paulus kembali menunjukkan persembahan untuk mewadahi kreativitas murid. Kali ini dalam bidang budaya. Sebuah pertunjukan antarkelas yang dibungkus dalam tema “Saint Paul Kuncara, Budaya Ngrembaka” kembali hadir sebagai bentuk konsistensi sekolah dalam merawat budaya nusantara. Dalam edisi kali ini, para murid kelas X dan XI tampil dengan totalitas tanpa batas lewat perpaduan seni yang tidak biasa. Mulai dari alunan magis gamelan, harmonisasi nyanyian yang merdu, hingga gerakan tari yang energik berpadu indah di atas panggung yang sama. Sebagai puncaknya, kelas XI-7 hadir menghentak malam lewat pertunjukan drama yang mencuri perhatian dan sukses membuat atmosfer seketika berubah menjadi luar biasa. Penasaran dengan keseruan lainnya? Let’s go, kita intip bersama!

Acara yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026 ini dibuka dengan sambutan hangat bernada motivasi dari kepala sekolah. “Di sekolah kita, terdapat mata pelajaran Bahasa Jawa dan Seni Tari. Kita menyelenggarakan acara ini sebagai ruang untuk menampilkan kemampuan, proses latihan, sekaligus hasil kerja keras dari tiap-tiap kelas,” ujar Bruder Nuryatmaja Gora Pawana, S.Pd., M.Si. selaku Kepala SMA Katolik Santo Paulus Jember dalam pidato pembukanya.

Menariknya, setiap kelas berhasil menyuguhkan konsep penampilan yang sangat megah. Para murid kelas X sukses memukau penonton lewat keanggunan gerak tari Nawung Sekar. Tidak mau kalah, jajaran murid kelas XI juga tampil memikat saat mementaskan tari Gambyong Rujak Jeruk yang penuh pesona. Sebagai pelengkap harmoni malam itu, seluruh rangkaian pertunjukan ditutup dengan apik lewat pementasan teater emosional dari kelas XI-7 yang membawakan lakon berjudul “Dead Poets Society”.

Wah, setelah menyaksikan seluruh rangkaian penampilan yang luar biasa tersebut, kira-kira kelas mana ya yang berhasil membawa pulang gelar juara? Ini dia momen yang paling ditunggu-tunggu! Dari deretan tingkat kelas X, pemenang yang sukses membuat dewan juri terpikat adalah kelas X-6. Sementara itu, untuk kategori kelas XI, penghargaan bergengsi tersebut berhasil disabet oleh kelas XI-2. Eits, tidak ketinggalan, ada juga kategori Juara Favorit pilihan penonton yang ditentukan berdasarkan jumlah pemungutan suara (voting) terbanyak melalui Google Form (GForm). Gelar kelas terfavorit tersebut berhasil diraih oleh kelas X-4! Congrats, ya! Akhirnya, seluruh perjuangan, keringat, dan latihan keras kalian selama ini terbayar lunas malam ini!

Malam puncak itu menjadi bukti nyata bahwa satu panggung bisa menjelma menjadi panggung seribu rasa. Dari denting gamelan yang puitis, bait-bait suara yang membangunkan harapan, hingga gemuruh tepuk tangan penonton yang tak kunjung padam, semuanya melebur menjadi satu: sebuah cerita tentang keberanian, kebersamaan, dan cinta yang mendalam pada seni. Terima kasih yang tak terhingga untuk seluruh penampil dari kelas X dan XI yang telah menyuguhkan karya terbaik mereka.

Satu malam indah telah berlalu, tetapi jejak magisnya akan terus bergema di setiap  sudut sekolah. Sampai jumpa di gelaran Saint Paul Kuncara, Budaya Ngrembaka berikutnya, Saintpaulers! Tetaplah berkarya dan tetaplah berkesan. Karena pada akhirnya, seni bukan hanya tentang bagaimana kita tampil di depan lampu sorot, melainkan tentang keberanian untuk menjadi diri sendiri.

Jurnalis:

Eleora Leonie Timothy Kelas X-5

Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5

Patricia Lorenza Handoko Kelas XI-3

Foto:

Sesilia Atyantika Kelas XI-7