
Syalom, SaintPaulers! Kabar gokil datang dari murid-murid beragama Katolik yang katanya pergi ke Rio de Janeiro, lho! Eitss, tapi bo’ong ya guys. Meskipun sama-sama punya patung Yesus yang super besar, destinasi asli mereka gak kalah sakral. Yap! Kolumbarium dan Taman Doa Karmel Paranti Jati. Pada Jumat (15/05/2026), mereka pergi ke sana untuk melakukan ziarah. Yuk, langsung aja kita spill keseruannya!
Perjuangan mereka dimulai sejak subuh buta. Tepat pada pukul 03.30 WIB, mereka sudah harus berkumpul di SMAK Santo Paulus. Demi petualangan iman yang berkesan, mereka tetap semangat dan siap menempuh perjalanan sekitar 4 jam dengan menggunakan bus. Selama dalam perlanalanan, suasananya pun beragam. Ada yang lanjut tidur, ada pula yang karaokean bareng. Macam-macam deh polah mereka untuk mengisi momen kebersamaan di bus!

Dalam homilinya saat Misa Pembuka, Romo Thomas Onggo S., O.Carm. mengingatkan pada kita semua bahwa untuk mencapai kebahagiaan ada sebuah proses yang harus dijalani terlebih dahulu. Terkadang, kita perlu melewati rasa lelah, pengorbanan, dan proses refleksi agar mampu memahami arti sukacita yang sesungguhnya.
“Sebagai murid Katolisitas yang berangkat ke kolumbarium hari ini, kalian merelakan waktu tidur kalian karena wajib berkumpul di sekolah dini hari, tetapi begitu sampai di sini, kalian akan bersenang-senang, mengeluarkan handphone. Setelah itu, nge-vlog di sekitar daerah kolumbarium ini. Itu artinya apa? Itu artinya kalian harus berdukacita dahulu, baru bersukacita. Seperti pada Injil hari ini, di mana Yesus mengatakan, ‘Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita,’” ujar Romo Thomas dalam homilinya.

Ngapain aja sih teman-teman kita di sana? Seperti yang dikatakan Romo Thomas, para murid ditantang untuk membuat vlog secara berkelompok saat mengeksplorasi Kolumbarium Paranti Jati ini. Ternyata, Kolumbarium Paranti Jati ini menyimpan banyak spot gokil, lho Bukan hanya tempat penyimpanan abu jenazah, di sini ada tiga museum yang salah satunya adalah Museum Karmel Padmawiyata. Sebuah museum milik Ordo Karmel yang mengoleksi patung-patung religius antik hingga alat transportasi para karmelit Indonesia. Selain itu, ada ikon utama yang eye-catching banget lho guys, yaitu Patung Yesus Pamarta Dati (Yesus Pewarta Kebaikan) yang karena kemegahannya disebut-sebut mirip patung Yesus yang di Brazil itu lho! Tak hanya itu SaintPaulers, terdapat banyak sekali spot lainnya, seperti rute doa jalan salib yang uniknya menyajikan doa Bapa Kami dalam berbagai bahasa di tiap perhentiannya.
Nah, Ziarah ini bukan cuma soal jalan-jalan rohani atau cari konten buat vlog semata. Di balik tawa di bus, foto-foto estetik, dan eksplorasi spot unik di Kolumbarium Paranti Jati, ada pengalaman iman yang mengajarkan bahwa sukacita sejati sering lahir dari perjuangan dan pengorbanan kecil. Mulai dari bangun dini hari sampai mengikuti misa dan refleksi bersama, semua jadi momen yang mempererat kebersamaan sekaligus mendekatkan diri kepada Tuhan. That’s all for now, SaintPaulers. Sampai jumpa di keseruan selanjutnya~🕊️
“Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.” Matius 5:4
Jurnalis:
Patricia Lorenza Handoko Kelas XI-3
Aurentzia Veayviane Kelas XI-1
Josepha Ernesta Regina Ticoalu Kelas X-6
Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5
Foto:
Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5
Nathania Sophie Purwoadi Kelas X-5






