Tetap Sakral Meski Virtual

Sudah menjadi tradisi bagi SMAK Santo Paulus untuk menyelenggarkan misa pada awal tahun pelajaran. Sabtu, 17 Juli 2021 merupakan rangkaian kegiatan terakhir menjelang dimulainya hari pertama bagi para murid mengikuti pembelajaran. Setelah menjalani serangkaian kegiatan dalam rangka persiapan tahun ajaran baru, menggelar misa virtual menjadi pilihan yang terencana.

Melalui misa, sekolah ingin tetap melibatkan Tuhan dalam memulai segala sesuatu. Lebih dari 600 peserta yang diikuti oleh segenap guru dan karyawan serta para murid dari kelas X sampai XII mengikuti misa virtual yang dimulai pukul 08.00 WIB. Melalui homili singkat, Rm. Antonius Denny Cahyo, S., S.S., M.Sc., M.Pd. yang memimpin ekaristi sekaligus kepala sekolah menyampaikan beberapa hal fundamental kepada para murid untuk memulai kegiatan pembelajaran.

“Saat menjalani proses pendidikan, setiap murid harus berani untuk keluar dari zona nyaman dan keluar untuk melihat segala perbedaan yang ada di masyarakat. Setiap murid harus siap untuk menghadapi segala macam tantangan dalam proses pembelajaran agar bisa menjadi manusia yang tangguh. Selain itu, penting untuk memiliki rasa ingin tahu dalam segala hal. Hanya dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu dan siap menghadapi berbagai tantanganlah akan mencapai tujuan belajar,” pesan Rm.Denny dalam homili.

Kepala sekolah juga menyampaikan kepada para murid untuk mempertahankan integritas dalam menjalani proses belajar secara daring. Nilai-nilai kejujuran dan kerja keras diharapkan tertanam dalam diri para murid yang akhirnya menjadi sebuah nilai sakral dalam diri para murid. “Jika kalian tidak bisa bersikap jujur dalam proses pembelajaran, sekolah akan bertindak tegas dengan berdasar pada peraturan yang telah dibuat,” pesan Rm.Denny kepada para murid yang mengukiti misa virtual.

Selamat menjalani proses belajar untuk para murid baru dan para murid yang berada di kelas XI dan XII. Selalu semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan.

Penulis: Ujang Sarwono,S.Pd.