Website Resmi SMA Katolik Santo Paulus Jember

SMA Katolik Santo Paulus Jember

Selamat datang di website SMA Katolik Santo Paulus. Sekolah ini hadir sebagai sekolah unggul di kota Jember. Tradisi pendidikan Katolik yang kaya akan nilai dan mutu mewarnai seluruh proses pembelajaran di  SMA Katolik Santo Paulus.  Tahun 2010 ini, Santo Paulus genap berusia 59 tahun, usia yang tidak terlalu muda dalam lingkup dunia pendidikan di kota Jember. Saat ini  Santo Paulus telah melengkapi diri dengan sistem teknologi dan menejemen terkini, baik untuk sistem pembelajaran maupun sistem administrasinya. Dalam usaha menyediakan menejemen mutu yang akuntabel, Santo Paulus sedang menyiapkan diri untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008. Kelengkapan dokumen dan kejelasan prosedur proses kegiatan ditata sedemikian rupa sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan dapat dinilai. Audit internal maupun eksternal dilakukan secara cermat. Berbagai kerjasama dengan pihak luar juga semakin ditingkatkan. Semuanya ini dilakukan untuk meningkatkan mutu di setiap lini dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah ini.

PELAJARAN SOSIALNYA MURID SOSIAL

sosio

Kalau generasi sekarang sukanya tidur, lalu siapa yang akan memperbaiki bangsa?- Guntur Wijaya

Sosiologi adalah salah satu mata pelajaran yang telah menjadi ‘makanan sehari-hari’ bagi murid IPS. Hal itu terbukti pada hari ini, murid kelas IX IPS 3 melaksanaan pembelajaran Sosiologi yang dibimbing oleh Pak Guntur. Topik kali ini membahas tentang diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial. Diferensiasi sosial adalah suatu proses pemerolehan hak dan kewajiban seseorang dalam masyarakat yang berbeda satu sama lain atas dasar tertentu. Contohnya ras, agama, jenis kelamin, dan lain lain. Stratifikasi sosial adalah perbedaan sosial berupa tingkatan sosial, contohnya presiden yang memiliki jabatan tertinggi di negara ini, disusul wakil presiden, dan seterusnya (Janu Murdiyatmoko, Citra Handayani, 2015). Namun, tentu saja teori-teori tentang pembedaan tersebut tidak boleh kita diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pak Guntur sering menekankan pada murid-murid, terlebih pada murid sosial bahwa generasi bangsa saat ini tidak boleh rasis, memiliki pemikiran tertutup, dan pasif tetapi kita semua harus kreatif, berkembang, dan aktif.

Sosiologi merupakan pelajaran yang harus lebih banyak penerapannya dalam dunia nyata daripada seberapa penting teori itu sendiri. Dalam sosiologi juga dijelaskan bahwa setiap permasalahan pasti memiliki sebab-akibat. Dalam Sosiologi tidak ada istilah salah, yang ada hanyalah istilah penyimpangan. Murid-murid sangat menikmati pembelajaran Sosiologi ini. Selain sebagai sarana menambah ilmu, Sosiologi juga dapat membuat murid lebih peka terhadap permasalahan lingkungan sekitarnya. “Melalui Sosiologi, saya belajar untuk melihat permasalahan sosial yang saya temui dengan lebih jeli dan baik”, ucap Vinca Natalia salah satu murid kelas XI IPS 3. Saatnya yang sosial bersosial! (Sandra dan Nina XI IPS 3)

DUTA PERPUSTAKAAN

ROS

Di SMAK Santo Paulus, kita sepertinya sudah tak asing lagi bila terdengar kalimat ‘duta perpustakaan’.  Namun, mungkin saja di antara kita masih terbesit tanya, apa sih sebenarnya duta perpustakaan itu? Nah buat yang masih bingung bisa baca di sini ya ..

Duta perpustakaan sebenarnya merupakan sekumpulan murid yang telah terdaftar menjadi petugas perpustakaan. Tugas duta perpustakaan adalah membantu petugas perpustakaan untuk mengambilkan dan melayani murid-murid untuk meminjam buku.

Motivasi awal dibentuknya duta perpustakaan adalah untuk membantu Bapak/Ibu karyawan yang bertugas di perpustakaan agar mereka dapat lebih cepat dalam melayani murid-murid dan untuk mendalami bilateral pembukuan.

Para duta perpustakaan hanya diberi tugas 1x dalam seminggu untuk membantu pelayanan pinjam-meminjam buku. Jam tugasnya setiap hari Senin-Kamis yang dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB. Reward yang diperoleh duta perpustakaan adalah poin +50 sekali bertugas dan kupon makan dan minum. Terus semangat untuk duta perpustakaan, Maju terus perpustakaan SMAK Santo Paulus, Proficiat! (Roseline Kelas XI IPA3 dan Elizabeth Kelas X IPA)

MARI BUDAYAKAN MEMBACA

membaca

Hari ini Senin, 29 Agustus 2016 menjadi minggu terakhir di bulan Agustus untuk kegiatan membaca. Menjadi sebuah kebiasaan, SMAK Santo Paulus di setiap minggunya mengadakan satu kegiatan yang berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya. Nama kegiatan ini “JAM MEMBACA”. Jam membaca ini berlangsung pada jam pertama pelajaran dan berlaku bagi semua murid kelas X, XI, dan XII. Saat itu, para siswa bahkan juga para guru diharuskan untuk membaca satu buku bacaan lalu meringkasnya.Tidak hanya sekedar membaca tapi diharapkan dengan adanya membaca murid maupun guru mendapatkan pengetahuan yang baru. Kegiatan ini selalu disambut baik oleh warga SMAK Santo Paulus Jember. Hal ini terbukti dengan adanya rasa antusias para murid dalam meminjam buku di perpustakaan dan juga suasana hening serta keseriusan yang tercipta di setiap kelas. Menurut Hana (XA4/12), ”Dengan adanya jam membaca ini saya bisa lebih rajin membaca buku dan saya bisa memanfaatkan waktu dengan lebih baik lagi.” Memang benar, ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘Buku adalah gudangnya ilmu pengetahuan.’ Jadi, masih malaskah kalian untuk membaca? Membaca buku itu banyak keuntunganya. Jadi jangan malas-malas membaca buku yaa… (Della R.P  Kelas XS4/4 dan Vinna V. Kelas XA4/32)

MATA NAJWA ON STAGE “JEMBER” MENGUNDANG ANTUSIASME PARA “SAINT PAUL MANIA”

ALIA2

Hari Sabtu, 27 Agustus 2016 bisa saja menjadi salah satu malam Minggu paling tak terlupakan bagi beberapa siswa-siswi SMAK Santo Paulus Jember. Siapa yang tidak akan senang apabila bisa mengadiri sebuah talkshow yang disiarkan di salurah televis Nasional? Ya, sebanyak 40 orang murid dan 10 orang guru dari SMAK Santo Paulus mendapatkan kuota untuk menghadiri talkshow “Mata Najwa on Stage Jember”.

Pada awalnya sekolah kami mendapatkan kuota sebanyak 500 orang murid dan 10 orang guru. Akan tetapi, dikarenakan banyaknya jumlah pendaftar tiket online, kuota tersebut menurun drastis menjadi 40 orang murid dan 10 orang guru. Akan tetapi, hal tersebut semakin meningkatkan antusiasme para murid untuk berebut posisi. Banyak di antara mereka mendaftar secara online setelah tidak terpilih atas nama sekolah. Dari sisi tersebut, kita bisa melihat betapa bersemangatnya para “Saint Paul Mania” ini.

Para murid yang terpilih untuk mewakili sekolah tentu saja merasa lebih senang lagi. Mereka berkumpul di sekolah pada pukul 14.00 WIB yang kemudian dibagi menjadi 3 kelompok yang kurang lebih masing-masing kelompok berisi 12-14 orang dan 3-4 orang guru. Dengan berkendarakan truk militer dari ARMED 08 (Artileri Medan), mereka semua menuju Jember Sport Garden pada pukul 15.00 WIB.

Acara Mata Najwa tersebut benar-benar spektakuler dan luar biasa. Acara ini bertemakan “Perempuan Penentu” dan sebagai bintang utamanya adalah Ibu Puan Maharani, Ibu Khofifah Indar Parawansa, serta Ibu Susi Pudjiastuti. Tidak ketinggalan, acara tersebut diramaikan pula oleh musisi “The Dance Company” yang membawakan empat lagu, sosok pelawak yang sendang menjadi trending topic “Rizky Biebier”, serta sang budayawan handal asal jember “Sujiwo Tejo”. Para “Saint Paul Mania” ini masih saja mengikuti acara tersebut hingga selesai dengan baik walau harus berperang dengan dinginnya malam dan rasa kantuk mereka dengan antusias dan semangat mereka. Banyak sekali yang meloncat-loncat dan ikut benyanyi bersama “The Dance Company”, ada yang yang berteriak memanggil-manggil Ibu Susi dan sang pembawa acara yaitu Najwa Shihab tetapi ada juga yang tertidur di lapangan rumput.

Acara tersebut selesai pukul 22.15 WIB dengan diakhiri dengan nyanyian “Papa Nggak Pulang” oleh “The Dance Company”. Seluruh murid kembali ke sekolah dengan menggunakan truk militer lagi, an mereka dijemput leh orang tua masing-masing untuk beristirahat setelah lelah beraktifitas seharian. Itulah keantusiasan murid-murid SMAK Santo Paulus, yang tidak pernah memedulikan panas terik matahari, dan dinginnya angin malam, mereka tetap tersenyum senang di mana pun dan kapan pun (Artikel: Eulalia Czesarina W. Kelas X-A3/09; Foto: Jenio dan Edo Kelas XI IPA).

JSG

KENYAMANAN DALAM BELAJAR ITU PENTING

irfan

Kenyamanan adalah idola setiap orang. Dalam belajar pun, kita akan selalu mendambakan kenyamanan. Mengapa di dalam belajar memerlukan kenyamanan? Dengan merasa nyaman, kita dapat menyerap ilmu dengan baik. Salah satu kenyamanan yang didambakan oleh para murid sekolah adalah fasilitas sekolah yang baik dan lengkap. Tentunya, SMAK telah memenuhi kriteria tersebut. Dengan fasilitas yang lengkap, belajar di SMAK membuat kita merasa nyaman. Jangan lupakan fasilitas yang kita miliki karena dengan fasilitas yang kita miliki, kita dapat berkarya dan mengasah kreativitas kita (Irfan dan Sheren Kelas X).

pak-gorapak-gora1

“Sekolah menginformasikan bahwa sudah terjadi 3 (tiga) kali perubahan kuota murid yang ditunjuk untuk menghadiri acara Mata Najwa on Stage. Dari 500 murid menjadi 140 murid (berdasarkan rapat dengan Dinas Pendidikan, Metro TV, dll pada Rabu, 24 Agustus 2016). Dan pada saat pengambilan tiket hari ini (Jumat, 26 Agustus 2016) kuota berkurang menjadi 40 murid. Harap maklum dan terima kasih.”

 

Lampiran              :    Surat Pemberitahuan

Nomor                  :    312/I04.33/SMAK/O/2016

Tanggal                :    26 Agustus 2016

 

DAFTAR PESERTA ACARA MATA NAJWA ON STAGE

SMA KATOLIK SANTO PAULUS

No. Nama JK Kelas/No.Urut
01 FELICIA DEWI CHANDRA P X.IPA.1/07
02 MICHAEL JONATHAN E. L X.IPA.1/21
03 JONATHAN FELIX CAHYADI L X.IPA.2/18
04 MARIA ANGELA SETIAWAN P X.IPA.2/20
05 DAVE MATTHEW MAMORA L X.IPA.3/08
06 VIVIAN NATALIVEA PRAYOGA P X.IPA.3/32
07 GABRIELA DETA FERISCA P X.IPA.4/11
08 JULIUS GAVRILA L X.IPA.4/16
09 LUIS ANANIEL LUKMAN L X.IPS.1/22
10 NATHANIA KRISTINA P X.IPS.1/26
11 R. CHRISTIANUS YUBILEO BIMA N. L X.IPS.2/24
12 VALENCIA NOVITA ICHWANDI P X.IPS.3/27
13 JENIFFER P X.IPS.4/09
14 BENAYA RENALDO WIYARDI L X.IPS.5/06
15 REYNALD DEVA MENAJANG L X.IPS.5/25
16 NOVITA THERESIA CHRISTINE P XI.IPA.1/21
17 RANDY STEFAN TANUWIJAYA L XI.IPA.1/25
18 WINDY PUTRI HARMADANTI P XI.IPA.2/36
19 MICHAEL L XI.IPA.3/20
20 CHRISTINA YOSETTA EKOS P. P XI.IPA.4/06
21 STEFANUS DANY SUHARTO L XI.IPA.4/27
22 IVONNE RICHELA P XI.IPS.1/15
23 MARCELINO ADI SANTOSO L XI.IPS.2/18
24 SIELA SUDY SYAHPUTRI P XI.IPS.2/26
25 KELLY DILLON PRAKARSA P XI.IPS.3/16
26 VINCA NATALIA P XI.IPS.3/28
27 NATASSYA JESSLYN GUNAWAN P XI.IPS.4/21
28 REALINO PARAMA L XI.IPS.4/26
29 PUTRA SATRIO WASKITO L XI.IPS.5/23
30 KEVIN WAHYU DATAMA S. L XII.IPA.1/23
31 VELIA AMELIA PRYONO P XII.IPA.1/29
32 KEVIN L XII.IPA.2/22
33 RENNY MUTIARA HUTOMO P XII.IPA.2/28
34 HANDOKO SETIAWAN L XII.IPA.3/12
35 FIRNANDA MELIA ERIANDY P XII.IPS.1/11
36 RANDY DIEGO DARMAWAN L XII.IPS.1/25
37 LEONARDO AXEL SETIAWAN L XII.IPS.2/22
38 NICO LEONARDO L XII.IPS.2/25
39 AGUSTRIANTO MUNGLIANDI P. L XII.IPS.3/01
40 MARIA KRIS GIYANTO P XII.IPS.3/15

BAGI MEREKA KEAMANAN SMAK YANG TERUTAMA

yogis

Keamanan dan kenyamanan adalah dua buah kata yang tercermin di SMAK Santo Paulus. Selain karena kedisiplinan dan kepatuhan murid dalam menaati tata tertib di SMAK, para satpam juga memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana aman dan nyaman di SMAK. Bagi kebanyakan murid SMAK, mungkin tugas trio satpam SMAK, Bapak Febri, Bapak Slamet, dan Bapak Erik kuranglah begitu penting. Pandangan ini sangatlah keliru. Saat para murid sedang belajar, mereka bertigalah yang menjaga keamanan semua kendaraan para murid SMAK, Bapak Ibu guru, dan para Karyawan. Mereka juga mengatur para tamu yang akan berkunjung ke SMAK. Selain itu, mereka juga bertugas untuk mengingatkan agar para alumni dan tamu berpakaian sopan saat berkunjung ke rumah kedua kita. Nah, karena sudah mengetahui peran mereka, kita wajib mengaperesiasi pekerjaan mereka ya … (Yogis dan Samuel Kelas XI IPS)