PAGELARAN BUDAYA DI SMAK SANTO PAULUS

Sabtu (12/5/18) – Indonesia merupakan negara yang sarat akan budaya. Namun lambat laun budaya Indonesia menjadi pudar dan rawan akan kepunahan. Ironis memang melihat para remaja Indonesia yang lebih tertarik akan budaya barat dibanding budayanya sendiri.

Turut mengambil andil dalam mengatasi permasalahan ini, SMAK Santo Paulus mengadakan lomba karawitan dan tari antar kelas yang diikuti oleh kelas X dan XI yang juga dinilai sebagai penilaian akhir mata pelajaran bahasa Jawa. Perlombaan yang dimenangkan oleh kelas XIA2 sebagai juara pertama dari kelas XI dan kelas XA3 sebagai juara umum dari kelas X ini diikuti oleh seluruh kelas dengan antusias. Tak hanya menyiapkannya dengan berlatih, setiap kelas juga menyiapkan kostum dan riasan mereka agar terlihat sempurna.

Disamping lomba karawitan dan tari, SMAK juga mengadakan lomba film yang diikuti oleh kelas XI yang juga dinilai sebagai tugas akhir dari mata pelajaran sinematografi. Setiap kelas rela meluangkan banyak waktu mereka untuk membuat film disamping kewajiban mereka dalam belajar. Lomba yang juga dihadiri oleh para wali murid dan alumni SMAK tersebut berlangsung meriah. Acara yang diadakan dari sore hingga malam hari ini ditutup dengan pengumuman pemenang lomba film, yaitu film dari kelas XIA4 dengan judul “Memoir” yang mengangkat cerita romansa sepasang insan muda yang juga sukses membuat “baper” para juri dan penonton, disusul kelas XIA3 yang meraih juara 2, serta kelas XIS2 yang merupakan satu-satunya kelas yang menampilkan genre film yang berbeda dari kelas lain, yaitu horor. Mari kita menjadi generasi muda yang mencintai budaya Indonesia yang tak lain tak bukan merupakan warisan negara ini! (Jessica Stephanie Wijaya/XIA2)