REKOLEKSI: BERANI TAMPIL SEBAGAI PEMBICARA

rekoleksi

30 April – 1 Mei, SMAK Santo Paulus mengadakan rekoleksi. Rekoleksi diikuti oleh murid SMAK Santo Paulus Kelas X dan XI. Setiap kelas, dipilih beberapa perwakilan  yang beragama Katolik untuk mengikuti kegiatan ini. Adapun tujuan dari rekoleksi ini yaitu untuk semakin mendalami dan menanamkan cinta pada agama Katolik.

Acara dimulai pukul 8.00 WIB dengan ceramah ol
eh Pak Petrus sebagai pembuka dan dilanjutkan dengan doa oleh Pak Eko. Acara selanjutnya adalah public speaking yang dipimpin oleh Pak Gora. Presentasi disampaikan dengan sangat ringan dan menghibur. Para peserta diberi pengertian, fungsi, dan pentingnya public speaking bagi kedupan sehari-hari. Tak luput juga disampaikan tujuan (suatu pesan yang dapat diterima yang selanjutnya membuat suatu perubahan), prinsip public speaking (berbicara untuk orang lain, bukan untuk diri sendiri), serta hal-hal yang harus dilakukan (pelatihan berbicara spontan namun menarik). Setiap murid ditunjukkan sebuah grafik tentang ketakutan, seperti takut akan keramaian, takut akan serangga, dll. Lebih mengejutkan lagi bahwa hasil survei menunjukkan bahwa grafik tertinggi adalah seseorang takut berbicara di depan umum.

Ir. Soekarno, Barrac Obama, Abraham Lincoln adalah beberapa contoh public speaker dalam sejarah. Transendensi, repetisi, gestur dan suara adalah beberapa hal yang ada di public speaking. Pidato, debat, diskusi, rapat, sharing, presentasi ilmiah adalah beberapa macam public speaking.

Dalam kegiatan ini, sekolah mengharapkan agar murid-murid SMAK mampu dan sanggup berbicara di muka umum. Untuk itu, para murid diberi tugas kelompok untuk membahas Gereja Katolik di China, Suriah dan Irak. Ada pula yang membahas tentang Yohanes Paulus II, Paus Benedictus XVI, malaikat dan setan, mujizat ekaristi, Agustinus Slamet Riyadi, Stigmata serta Mangun Wijaya. Tiap kelompok dibagi menjadi 5 orang dan setiap kelompok diberi waktu 45 menit untuk mempersiapkan bahan presentasi. Setiap kelompok mendapat pembimbing yang membantu mengarahkan dan membuat presentasi serta memberi bekal untuk presentasi mereka nantinya. Dalam persiapan ini pun, setiap kelompok mendapatkan snack sehingga persiapan berlangsung lebih rileks dan penuh konsentrasi.

Pukul 10.45 presentasi kelompok dimulai. Presentasi dilakukan di dua tempat, yaitu X IPA 2 dan X IPS 2. Dalam presentasi ini, setiap kelompok diberi waktu untuk mempresentasikan setiap topik yang diberikan dan memberi kesempatan anggota kelompok lain untuk bertanya.

Pukul 11.35 presentasi akhirnya selesai . Acara selanjutnya adalah misa, sesi foto-foto, dan makan siang. Semua peserta rekoleksi kali ini sangat antusias, dengan hasil permenungan mereka. Melalui acara ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar berani tampil sebagai pembicara (Stecia X IPA 1).

2,521 Responses to REKOLEKSI: BERANI TAMPIL SEBAGAI PEMBICARA