Monthly Archives: February 2019

ADA PERTEMUAN, ADA PERPISAHAN BERSAMA GURU TERCINTA, IBU ENY

IMG_5151

Kamis (28/02/2019)-Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Demikian juga dengan salh satu guru istinewa kami, Bu Eny. Pada hari ini beliau memasuki masa purnatugasnya. Rasa sedih tentu mewarnai moment ini tetapi acara yang diselenggarakan oleh sekolah membuat rasa sedih yang ada sedikit berkurang. Ya, sekolah mengadakan axara purnatugas untuk Bu Eni. Acara dibuka dengan doa oleh Pak Hendrikus dan dilanjutkan dengan pembacaan fakta-fakta tentang Bu Eni. Ternyata Bu Eni telah mengabdi selama 25 tahun di SMAK Santo Paulus. Sesi selanjutnya adalah sambutan dari Kepala Sekolah serta kesan dan pesan dari patner kerja Bu Eni, Pak Hendrikus dan Bu Tanti. Disetiap kesan dan pesan yang disampaikan,disebutkan bahwa Bu Eni adalah pribadi yang tidak kenal lelah,selalu semangat,dan juga tidak pernah mengeluh. Disebutkan juga bahwa Bu Eni adalah orang yang mudah marah jika sesuatu tidak berjalan dengan baik. Beliau berkata bahwa beliau tidak suka melihat sesuatu yang tidak beres. Sifat pemarah Bu Enid alam konteks yang baik. Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata seta persembahan lagu dari beberapa bapak ibu guru serta pembacaan puisi yang berjudul “Darinu Aku Belajar” karya Pak Ujang dan Bu Tri. Pembacaan puisi tersebut membuat rasa sedih semakin kental terasa. Sesi selanjutnya adalah salam perpisahan dari semua guru dan staff. Acarapun diakhiri dengan doa dan ramah tamah bersama. Tetap semangat Bu Eni terus berkarya! -AS

BANK SAMPAH??

BANK

Jumat (15/02/2019)-Hari ini ada yang unik di gazebo depan ruang kesiswaan sekolah kita. Kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bu Dina sebagai guru biologi kembali terlaksana. Ya, kegiatan bank sampah dilakukan hari ini. Semua siswa/siswi Santo Paulus menyetorkan sampahnya sepulang sekolah. Hampir semua jenis sampah dapat disetorkan pada bank sampah sekolah. Menurut Bu Dina kegiatan bank sampah ini merupakan bagian dari pelajaran biologi yaitu penerapan materi untuk pemecahan masalah yang ada di masyarakat. Bu Dina berkata bahwa pembelajaran bukan hanya tentang nilai saja tetapi juga tentang penerapannya. Setelah sampah ditimbang, sampah langsung disetorkan pada pengepul. Tujuan lain kegiatan ini adalah untuk mencegah perjalanan sampah agar tidak panjang. Karena semakin panjang perjalanan sampah semakin besar energi yang keluar bagi sampah tersebut. Hasil penjualan sampah juga diberikan pada anak anak yang menyetor. Jadi kegiatan ini juga dapat digunakan sebagai alternatif para siswa untuk menabung. Jadi mari menabung dengan bank sampah (Amelia S XS3/3)

YUK KITA TENGOK EKSTRA SINEMATOGRAFI

Jumat (15/02/2019)–Teman-teman, tahukah kalian bahwa SMAK Santo Paulus memiliki ekstrakurikuler yang keren yaitu sinematografi. Ekstrakurikuler sinematografi dilaksanakan setiap hari Jumat setelah katolisitas. Pengajar ekstra sinematografi adalah Bapak Yulius dibantu dengan beberapa murid kelas 12. Ekstra ini berlangsung selama satu jam. Peserta ekstra sinematografi diajarkan editing, cara menjadi cameramen, dan banyak hal lain tentang sinematografi. Biasanya, ekstra sinematografi bertempat di ruang sinematografi. Karena hari ini ruang sinematografi dipakai, ekstrakurikuler bertempat di ruang kelas. Menyenangkan, bukan? (Ivan Hernando kelas X IPA 3)

 

VALENTINE’S DAY CELEBRATION

Kamis (14/02/2019)–Siapa sih yang nggak tahu apa itu hari Valentine? Bagi kalian anak milenial pasti sudah tahu kan arti hari Valentine.
Hari Valentine yang bertepatan pada tanggal 14 Februari ini biasa diisi dengan kegiatan memberi cokelat atau bunga ke orang yang dikasihi. Hari spesial satu tahun sekali ini juga dirasakan oleh murid SMAK Santo Paulus. Terlebih karena OSIS dari sekolah kami ini memiliki inisiatif untuk membuat suatu program kerja yaitu “Secret Admirer” di mana seseorang mendapatkan bunga atau cokelat dari pengirim rahasia. Program ini sangat membuat murid berantusias untuk saling mengirim bunga atau cokelat tanpa identitas jelas. Saya harap kalian juga merasakan kebahagiaan di hari kasih sayang ini. Happy Valentine Day kawan ! (Oliana Fleurentcia XIS1 /23)
valday

MENCINTAI SESAMA MELALUI DONOR DARAH

 

Senin (11/02/2019)-Mencintai sesama dapat dilakukan dalam berbagai hal. Salah satunya yaitu mencintai sesama dengan berbagi darah kita untuk orang lain yang membutuhkan. Dengan adanya pertolongan darah kita, kita dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Pada hari ini di SMAK Santo Paulus diadakan donor darah yang diikuti warga sekolah SMAK Santo Paulus dan warga yang berdomisili di sekitar sekolah. Acara tersebut diselanggarakan oleh OSIS SMAK Santo Paulus yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Jember. Donor darah tersebut dimulai pada pukul 09.20 sampai 12.00 WIB yang diselanggarakan di Aula SMAK Santo Paulus. Ada pun syarat untuk melakukan donor darah yaitu berat badan minimal 45 kg, tidak boleh sedang berhalangan (bagi perempuan), tidak boleh tidur malam, badan harus sehat, dan minimal berumur 17 tahun. Acara tersebut diselenggarakan sampai besok dengan waktu dan tempat yang sama. Ayo sayangi sesamamu dengan memberikan darahmu! (Jane Ignacia Soekardjo XS1 / 16 dan Amelia Suhardi XS3 / 03 )

BELAJAR DENGAN CARA KAMI

Jumat (08/02/2019)- Ada yang spesial di pembelajaran Biologi kelas X IPS 1 hari ini. Mereka tengah belajar materi Fungi (Jamur). Tak hanya melulu mendiskusikan materi, hari ini mereka mencoba mengamati jenis-jenis Fungi dengan cara yang berbeda, yaitu memasak. Dalam kelompok yang sudah dibentuk oleh Bu Dina, para murid dituntut untuk berkreasi sebebas mungkin dalam mengolah Fungi menjadi sesuatu yang bisa dikonsumsi. Mulai dari tempe, jamur tiram, jamur kancing, dan juga tape yang semua itu dimasak dengan berbagai cara sesuai dengan kreativitas masing-masing kelompok. Bahkan, ada dari mereka yang mencoba untuk menciptakan menu baru. Hal yang menarik bukan hanya menyangkut rasa masakannya melainkan rasa kebersamaan ketika mereka mengolah dan saling berbagi masakan yang berbahan dasar fungi. ”Kalo pelajaran Biologi kaya gini terus enak lahgak susah,s eru lagi,” kata Thalia, salah satu anggota kelas. Belajar memang memerlukan metode yang tepat dan setiap guru pasti memiliki metode yang berbeda-beda dalam mengajar. Metode belajar itulah yang dapat mempengaruhi tingkat keantusiasan murid untuk berproses bersama dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Inilah belajar cara kami (Kezia X IPS1).

FUNGI-OK

HARI PERTAMA PELATIHAN JURNALISTK BERSAMA PETRA

jurnal

Kamis (7/2/2019) – Kali ini, SMAK Santo Paulus Jember kedatangan tamu dari Universitas Petra Surabaya. Maksud kedatangannya adalah untuk melatih tim jurnalistik SMA Katolik Santo Paulus agar lebih baik lagi ke depannya. Kesempatan bagus bagi kami untuk belajar lebih dalam lagi tentang ilmu jurnalistik. Di hari pertama pelatihan, kegiatan ini diadakan  di aula. Dalam acara yang dihadiri oleh dua puluh anak ini, ada beberapa hal yang diajarkan. Untuk hari ini, anak jurnalistik dikenalkan pada bentuk berita, menentukan berita dengan melihat nilai berita tersebut, mencari berita, menulis berita, dan yang terakhir yaitu praktik. Yap, kami disuruh untuk menulis apa yang diamati selama jam istirahat. Ibu Fanny Lesmana selaku pembicara menyampaikan hal-hal tersebut dengan sangat antusias. Tak hanya itu, beliau juga menyampaikannya dengan tidak terlalu serius sehingga kami merasa enjoy. “Menjadi jurnalis itu menuntut kita untuk memiliki pengetahuan yang luas. Banyak-banyaklah membaca buku sebab jika kita saja tidak pernah membaca, lalu apa yang akan kita tulis nanti?” tutur ibu berkacamata ini. Selesai pemberian materi, kami diajak untuk berfoto bersama. Suatu kehormatan bagi kami tim jurnalistik mendapat suatu pelatihan yang sangat berguna ini (Lidya XAI/15).