Monthly Archives: September 2018

MENGENAL PERGURUAN TINGGI MELALUI EKSPO

Sabtu ( 22/918 ) Hari ini SMAK Santo Paulus mengadakan acara ekspo yang dihadiri oleh lebih dari 40 Universitas atau perguruan tinggi terbaik. Universitas atau perguruan tinggi tsb antara lain: Universitas Surabaya, Universitas Ciputra, Universitas Kristen Petra, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini di adakan dengan tujuan agar para murid SMAK nantinya dapat memilih perguruan tinggi yang tepat dan sesuai dengan minatnya. Hal itu membuat murid SMAK terutama kelas XII, sangat antusias dalam mengikuti acara ini.

Ekspo di mulai pada pukul 7.30 dengan kegiatan presentasi materi oleh semua perguruan tinggi ke tiap tiap kelas yang telah ditentukan. Di presentasi mereka memaparkan tentang keungggulan, jurusan, biaya, dan banyak hal lainnya tentang Universitas masing-masing. Dan setelah kegiatan presentasi para murid dibebaskan untuk berkunjung ke stan-stan perguruan tinggi yang telah disiapkan di area GOR sampai selesai acara (Artikel: Bella/XIS1; Fotografer: Andi Kelas XI IPS4).

PERSIAPAN LOMBA PADUAN SUARA

Kamis(20/09/2018)- Tim Lomba paduan suara di Sekolah Menengah Atas Santo Paulus Jember hari ini sedang bersiap dan berlatih mempersiapkan diri untuk mengisi pelayanan di Gereja Katolik Santo Yusup Jember Sabtu petang nanti. Latihan yang tentu saja dipimpin oleh pembimbing tim Lomba, Bapak Leopoldus Libero Baon atau yang akrab disapa Pak Ibe ini dimulai pukul 14.00. mempersiapkan diri menyanyikan 9 buah lagu bukanlah hal yang mudah bagi seorang murid,itulah yang diakui oleh salah seorang anggota TL Paduan Suara saat ditanya. Namun sebagian besar sudah terbiasa akan tekanan itu karena seperti kita ketahui sendiri segala sesuatunya itu membutuhkan adaptasi. Lagu yang akan dibawakan dalam pelayanan sabtu nanti sendiri berjumlah sembilan lagu antara lain : lagu pembuka,lagu persembahan,komuni 1, komuni 2, lagu penutup, lagu Tuhan Kasihanilah kami, Kemuliaan, Kudus, Anak Domba Allah, Bapa Kami. Empat puluh murid yang tergabung dalam Tim Lomba Paduan suara ini memulai latihan dari hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis. Biasanya, latihan ini diakhiri pukul 15.00-15.30 (Kezia Keren Sutejo dan Jane Ignacia Soekardjo Kelas X IPS1)

MEMPELAJARI TATA CARA TEMU MANTEN

Selasa( 18/9/18)–Sebelum berpraktik, pada hari ini kelas XIA3 mempelajari teori tentang tata cara temu manten yang biasanya dilakukan oleh orang Jawa ketika ingin menikah. Sebelum dilakukannya temu manten, kedua mempelai melakukan siraman pada hari hari sebelum pernikahan berlangsung. Proses siraman yaitu sungkeman oleh orang tua mempelai kepada nenek dan kakek mempelai, masang bleketepe,pasang tuwuhan, sungkeman mempelai kepada orang tua, siraman, pecah pamor, potong rikma, gendongan, dodol dawet, potong tumpeng.

Pada hari pernikahan, mempelai putra menunggu di luar terop sedangkan mempelai putri menunggu di dalam terop. Kemudian dilanjutkan dengan pasrah manten dan nampa manten. Setelah itu, mereka melakukan tukar kembar mayang, sawat ganthal, wiji dadi, basuh air setaman, angkat drajat, ubeng jagad, ngunjuk tirta bening, singkep sindur dan krobongan. Banyak proses yang harus dilalui oleh kedua mempelai jika ingin menikah menggunakan adat Jawa (Grace/XIA3).

LOMBA-LOMBA DALAM BULAN KITAB SUCI NASIONAL

Jumat (14/09/18) – Kegiatan Katolisitas hari ini berbeda dari biasanya. Dalam rangka Bulan Kitab Suci, para murid yang beragama Katolik memperingatinya dengan mengikuti berbagai macam perlombaan yang tentunya berkaitan dengan agama Katolik. Setiap komunitas mengirimkan perwakilan untuk mengikuti berbagai perlombaan yang diantaranya adalah lomba berkhotbah, puzzle ayat Alkitab, mencari ayat Alkitab, lektor, mazmur, dan cerdas cermat. Romo, Suster, dan Bapak/Ibu guru juga terlibat dalam kegiatan hari ini sebagai juri perlombaan.

Setelah berkumpul di komunitas masing-masing guna mendengarkan instruksi, para murid menuju lokasi sesuai dengan lomba yang diikutinya. Mereka mengikuti perlombaan dengan santai namun juga bersungguh-sungguh. Para siswa Katolik yang tidak mengikuti lomba tidak dibiarkan begitu saja, mereka diberi tugas untuk membuat sebuah mading yang dikerjakan per komunitas. Seluruh kegiatan hari ini berjalan dengan sangat baik dan sesuai dengan rencana. (Artikel: Jessica Stephanie Wijaya/XIIA3; Foto: Andi/XI IPS4 dan Verel/XII IPS4)

MEMPERSIAPKAN LOMBA MELALUI TIM LOMBA SEKOLAH

Kamis (13/09/2018)–Selain kedisiplinannya, SMAK Santo Paulus juga memiliki hal lain yang dapat dibanggakan. Apakah itu? Hal yang dapat dibanggakan adalah tim lomba. Diadakannya tim lomba bertujuan untuk mempersiapkan para peserta didik untuk mengikuti lomba sesuai bidangnya. Para peserta didik yang tergabung dalam tim lomba dapat mengajukan diri atau dipilih oleh Bapak/Ibu guru yang bersangkutan. Dari pelbagai macam tim lomba yang ada, salah satunya adalah Tim Lomba Fisika. Tim Lomba Fisika diikuti oleh peserta didik kelas 10 dan 11 di bawah bimbingan Pak Yoseph dan Pak Dedi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis pada pukul 14.00 – 15.30 bertempat di kelas XA3 dan XIIA3 (Lidya Victorya Ganda / XA1, Ivan Hernando / XA3).

ALUMNI COMING HOME: BERBAGI PENGALAMAN HIDUP MENUJU SUKSES

Rabu (12/09/2018)–Hari ini SMAK Santo Paulus mendapat tamu yang spesial yaitu Bapak Agustinus Cahyo, Alumnus SMAK Santo Paulus yang lulus tahun 1980 dan berhasil menjadi pengusaha dan eksportir sepatu ke Eropa dan Amerika. Di kesempatan ini, beliau berbagi inspirasi dan pengalaman pada para murid SMAK Santo Paulus dalam meniti karier. Beliau yang akrab di panggil Pak Cahyo datang ke SMAK Santo Paulus bersamanya istrinya yang bernama Bu Monica, beliau berasal dari Taiwan. Mereka memiliki 3 anak, yaitu 2 perempuan dan 1 laki-laki. Pak Cahyo memiliki hobi yang menarik yang mungkin jarang ditemukannya yaitu lari marathon. Dalam menekuni hobinya, beliau rela untuk mengikuti lari marathon hingga ke luar negeri seperti di Paris, Tokyo, Indonesia dan masih banyak lagi. Meski beliau berasal dari keluarga yang tidak mampu, beliau tetap semangat untuk mengejar cita-citanya. Beliau akhirnya melanjutkan kuliahnya di Taiwan. Di Taiwan, Pak Cipto tidak hanya sekadar kuliah saja. Beliau juga bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama di sana. Berkat keuletan dan kemauan yang gigih, Pak Cipto akhirnya menjadi pengusaha yang sukses. “Kunci kesuksesan yang utama adalah kerja keras dan semangat,” ujar Pak Cipto dalam temu alumni tadi siang di GOR SMAK Santo Paulus (Artikel: Cindy C / XI A-3/ 11; Foto: Andi Kelas XI IPS 4)

BELAJAR LANGSUNG DI LAPANGAN

Senin (10/09/2018)– Pelajaran Agama tak melulu dijejali dengan pelbagai teori nilai keagamaan dan nilai kemanusiaan. Pada proses pembelajaran agama di kelas 11, murid-murid juga diajak untuk mengenal secara langsung lingkungan sekitarnya. Dalam kegiatan pembelajaran ini, murid kelas 11 mendapat tugas untuk mewawancarai pedagang yang kurang mampu dan menolong pedagang itu untuk berjualan. Dalam kegiatan ini murid dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan penjual yang berbeda-beda misalnya: penjual nasi pecel, soto, minuman, dan lain-lain. Dengan demikian, pembelajaran tak hanya mengajak para murid memahami teori saja melainkan diajak langsung untuk mengenal lingkungan sekitar.