Monthly Archives: August 2017

BERBAGI KASIH MELALUI DONOR DARAH

cike

Kamis, (24/08/2017) – Hari ini di SMAK Santo Paulus masih diadakan kegiatan aksi donor darah. Hari ini, sekitar 25 anak mengikuti kegiatan Donor Darah. Umumnya, murid yang mengikuti kegiatan ini adalah anak-anak kelas 12 yang rata-rata umurnya sudah mencapai 17 tahun. Dengan mendonasikan darahnya, secara tidak langsung, kita juga membantu sesama kita yang membutuhkan pertolongan kita. Mungkin tampak sepele namun kegiatan ini sangatnya memiliki manfaat yang besar, baik untuk diri sendiri maupun bagi orang lain. Oleh karenanya, janganlah segan-segan untuk mendonorkan darah kalian ya kawan-kawan karena berbagi itu indah (Helen XI IPS 3 /16).

CEK DARAH, PENTING NGGAK SIH?

cek-darah-ok

Rabu, (23/08/2017)–OSIS SMAK Santo Paulus kembali mengadakan kegiatan donor darah. Selain itu, PMI juga memberikan fasilitas memeriksa golongan darah. Banyak sekali hal positif yang bisa didapat dari kegiatan tersebut. Selain dapat mengetahui golongan darah, kita juga dapat dengan mudah mengatasi permasalahan yang darurat. Misalnya jika ada seseorang yang membutuhkan darah, kita dapat langsung menyumbangkan darah kita apabila darah kita memang sesuai.

Kegiatan ini diadakan mulai dari tanggal 22 – 24 Agustus 2017. Pada setiap harinya, kuota peserta yang ingin mengikuti cek darah ini hanya dibatasi 25 orang. Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi antrian yang panjang. Banyak murid dari kalangan kelas X – XII tertarik untuk melakukan cek golongan darah ini. Beberapa dari mereka mungkin ada yang takut dan tegang apalagi berhadapan dengan jarum suntik. Namun, mereka tetap bersemangat untuk mengalahkan rasa takut tersebut. Dari kalangan para guru hingga karyawan di sekolahpun juga ada yang mencoba untuk memeriksa golongan darah masing-masing. Lalu bagaimana sekarang, apakah kalian berminat? Langsung saja daftarkan diri ya karena masih ada kesempatan hingga tanggal 24 Agustus 2017! (Tasha Kelas XI IPS)

 

MENANGGULANGI SAMPAH SISA MAKANAN

belatung

SMAK Santo Paulus kembali mencari cara untuk mengurangi sampah di sekolah. Salah satu caranya adalah dengan memberdayakan para murid untuk ikut membantu dalam pembuatan pupuk kompos. Pupuk kompos ini berasal dari sisa-sisa makanan siswa yang berada di kantin. Melihat banyaknya sisa makanan berupa sayur-sayuran serta hbahan makanan lainnya,muncullah ide untuk membuat pupuk kompos. Nah,SMAK Santo Paulus kini sudah memiliki alat untuk membuat pupuk kompos lho.. Jadi,diharapkan dengan adanya pembuatan pupuk kompos ini,dapat mengurangi sampah-sampah yng berupa sisa makanan (Della Kelas XI IPS 4).

BELAJAR MENDAUR ULANG KERTAS!

dell1

Hari ini, tanggal 22 Agustus 2017,SMAK Santo Paulus mengadakan pelatihan tentang cara mendaur ulang sampah kertas yang bertempat di laboratorium Biologi SMAK Santo Paulus. Acara ini dimulai pukul 14.00 siang hingga pukul 15.30. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa murid dari berbagai kelas.

Acara pertama adalah membuat bubur kertas dengan merendam kertas pada air. Setelah itu, kertas yang sudah lembek diblender sehingga menjadi lebih halus dan diberi pewarna agar menghasilkan kertas-kertas daur ulang yang berwarna. Setelah itu, bubur kertas ditaruh di atas potongan-potongan banner lalu bubur kertas diratakan agar menyerupai lembaran kertas menggunakan kayu perata. Setelah itu, bubur kertas yang sudah dipiphkan itu dijemur hingga kering.

Dari pelatihan ini,kita menyadari akan pentingnya mendaur ulang sampah kertas. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah sampah kertas yang ada. Dari acara ini, diharapkan akan menumbuhkan jiwa-jiwa yang lebih sadar akan keberadaan sampah di sekitarnya (Della R. Kelas XI IPS 5).

IKUT AMBIL BAGIAN DI KALISAT

wul1wul2

Hari ini, Senin 21 Agustus 2017 diselenggarakan karnaval di Kalisat untuk memperingati HUT RI yang ke 72. Karnaval ini diikuti oleh murid-murid dari berbagai sekolah dasar yang mengenakan kostum yang menyerupai kostum JFC. Jalur yang dilewati para peserta karnaval lumayan jauh dan menanjak. Sambil melewati penonton yang antusias menyaksikan kekreativitasan murid-murid sekolah dasar, para peserta melenggak-lenggokkan badan layaknya peserta JFC. Tidak hanya murid-murid sekolah dasar saja yang hadir dalam karnaval ini, SMAK Santo Paulus juga ikut ambil bagian. SMAK Santo Paulus menghadirkan penampilan barongsai dan liang-liong yang beratraksi sepanjang jalur karnaval ini. Mereka terus berjalan dan beraksi walau tengah berada di lokasi yang sempit dan degan hawa yang panas demi melestarikan budaya bangsa Indonesia (Wulan Kelas XII IPA).

BELAJAR MENGABADIKAN SUATU OBJEK

HANA

Sabtu (19/08/2017)–Pagi hari ini murid-murid SMAK Santo Paulus kelas XIA2 belajar materi fotografi di luar kelas. Setelah mendapat teori tentang fotografi minggu yang lalu, sekaranglah saatnya untuk kami mempraktikkannya. Untuk menunjang kegiatan pembelajaran ini, murid diharapkan untuk membawa kamera. Namun, murid tak harus membawa kamera khusus fotografi. Murid juga diperbolehkuan untuk menggunakan kamera handphone.

Pak Yulius memberi kami beberapa soal untuk diterapkan dalam pengambilan gambar. Banyak objek di lingkungan sekolah yang menarik untuk difoto. Misalnya patung Santo Paulus dan patung Bunda Maria. Selain itu, murid yang sedang berolah raga pun juga dapat dijadikan sebagai objek (Hana Luh Kelas XI IPA).

USAHA ITU PERLU ADA

yem

Jumat, 18 Agustus 2017- Jam pelajaran ketiga di kelas XI IPS 3 adalah pelajaran Bahasa Indonesia. Untuk pertemuan ini, Ibu Yemima membagikan hasil tugas kelompok mengenai kompetensi dasar unsur intrinstik dan ekstrinsik dari hikayat. Saat dibagi, seluruh kelompok tidak ada yang tuntas karena ketidaktelitian murid. Maka dari itu, Ibu Yemima menyuruh para muridnya untuk memperbaiki bagian-bagian yang salah. Setelah kami selesai memperbaiki tugas kami, Ibu Yemima mengingatkan kami agar tidak lupa dengan tugas wawancara yang harus dikumpulkan pada hari Rabu (23/08/2017) besok (Helen dan Tasha XI IPS 3).